Skip to main content

YUK, KENALAN DENGAN SEO (SEARCH ENGINE OPTIMIZATION): AKRONIM YANG MUNCUL TAHUN 1997

Hi, sobat Creatikom! Apa kabar? Semoga selalu dalam penyertaan yang Mahakuasa, ya, Amin. Hari ini mimin ingin melanjutkan pembahasan specialist social media terutama tentang "SEO".

Apa sih, pentingnya mempelajari hal ini? Berdasarkan beberapa sumber yang sudah mimin baca terdapat banyak penjabaran peristiwa kompleks yang berusaha mengungkapkan seperti apa sejarah hadirnya istilah SEO dalam dunia digital. 

Di balik istilah SEO terdapat banyak sekali rentetan peristiwa hebat yang melatarbelakangi munculnya akronim ini.

Unsplash.com

Nah, sederet peristiwa itu mimin uraikan singkat saja ya, dimulai dari tahun 1991. Tepatnya pada tanggal 6 Agustus 1991, ketika terjadinya peluncuran web site pertama dunia melalui browser World Wide Web (WWW) yang diciptakan oleh sosok pria kelahiran London, bernama Tim Berner-Lee. Berkat kecerdasan beliau, untuk pertama kalinya web site itu dibuat dan diluncurkan dengan memakai komputer NExt ciptaan perusahaan NExt milik Steve Jobs. 

Karena situs web ini menggunakan sistem hypertext maka pencarian menggunakan kata kunci akan mengantar pada beberapa tautan berisi informasi yang sesuai dengan kata kunci tersebut. Penggunaan web site pertama ini menawarkan kesempatan bagi para ilmuwan untuk membuat sendiri halaman web mereka. Hal ini sesuai dengan tujuan awal Tim merancang web site ini, yakni mempermudah komunikasi dan informasi data dari berbagai ilmuwan di seluruh dunia terutama yang bekerja di CERN (European Organization For Nuclear Research).

Seiring berjalannya waktu akses ke web site ini makin diperbarui, dimana pada tahun 1993 dengan kemunculan browser Mozaik maka tak hanya ilmuwan saja yang dapat mengakses web site tetapi juga semakin banyak orang di luar sana bisa melakukannya. Disinilah peningkatan pemakaian situs web melonjak. Hal ini terus terjadi saat kemunculan situs web Yahoo (1994) Lycos (1994) maupun Alta vista (1995).

Dalam masa awal ini, penggunaan kata kunci dalam web site yang dibuat menjadi hal terpenting untuk dapat menduduki posisi pencarian teratas. Alhasil, terjadi penyimpangan yang dilakukan dengan sengaja memperbanyak atau mengulang kata kunci sekalipun kualitas isi konten tidak bersesuaian dengan apa yang dicari pengunjung web site. Banyak praktik peretasan dan manipulasi yang terjadi hanya untuk meraih peringkat teratas pada pencarian. Jadi, dimasa ini bisa dibilang SEO belum dioptimalkan secara benar karena ada kecurangan yang dilakukan dalam meraih rating tertinggi pada pencarian. Sikap kecurangan ini  disebut "Black Hat SEO"

Ok, selanjutnya kita beralih ke tahun 1997. Pada tahun ini dipercayai bahwa istilah SEO benar-benar muncul dan dipakai. Dilansir berbagai sumber beberapa perusahaan pada masa itu seperti Webstep Marketing Agency, Multimedia Marketing milik John Audette, hingga Pendiri Search Engine Watch (1998) telah menggunakan istilah ini dan mempopulerkannya sebagai trik untuk mencapai rating teratas pada mesin pencarian.

Baru di tahun 1998, kehadiran Google menjadi situs web yang melampaui Yahoo dan lain-lainnya serta merevolusi pengoptimalan SEO yang tidak benar di masa-masa terdahulu. Dilansir rellify, pemakaian Google sebagai mesin pencarian hampir 93% menggeser Yahoo dan sebagainya yang telah ada sebelumnya. Kehadiran Google yang melihat tindakan "Black Hat SEO" mulai mencari cara meningkatkan kualitas mesin pencarian supaya tidak terjerumus dengan kecurangan yang dahulu terjadi. Maka itu, Larry Page dan Sergey Brin melakukan sebuah terobosan dengan pembaruan beberapa algoritma Google yang hingga kini telah mencapai ribuan kali pembaruan.

Pembaruan algoritme Google itu diantaranya Panda (2011), Penguin (2012), Hummingbird (2013), Mobile (2015), RankBrain (2015), Medic (2018), Bert (2019), Core Updates (2017-Present). Terbukti dengan seiring pembaruan yang terus dilakukan ini, optimalisasi mesin pencarian (SEO) perlahan menunjukkan pengoptimalan peringkat web site berdasarkan kualitas konten yang relevan dengan apa yang dicari oleh pengunjung web site. Bukan lagi tentang banyaknya tautan, kata kunci berulang, hingga spam yang membuat web site menduduki posisi teratas melainkan kualitas isi konten yang sesuai dengan pencarian pengunjung.

Jadi, pada intinya SEO berkaitan dengan suatu cara yang bertujuan untuk menempatkan situs web yang dibuat pada posisi pertama dalam mesin pencarian. Mempelajari SEO penting karena membantu kamu untuk memahami apa yang akan membuat isi kontenmu dapat menempati peringkat teratas dalam mesin pencarian. 

SEO tak hanya tentang upaya meraih peringkat teratas tetapi juga tentang kualitas konten yang dibuat (apakah nantinya pengunjung mau mengklik atau tidak situs web tersebut). Para pengunjung situs web pastinya akan mengklik situs web yang dianggap pas dengan apa yang sedang mereka cari. Maka itu, pakailah judul atau kata kunci yang menarik dan kretaif tetapi tetap memperhatikan kualitas isi konten.

Memang penggunaan SEO di masa lampau banyak menitiberatkan pada kuantitas tautan dan kata kunci dalam situs web sehingga menimbulkan kecurangan antar pemilik situs web dengan memperbanyak jumlah tautan dan kata kunci padahal isi konten yang dibuat tidak sesuai atau melenceng. 

Tetapi saat ini hal itu tidak lagi berlaku ya, guys. Di masa kini kualitas isi konten menjadi hal yang paling penting dalam penempatan pencarian teratas pada mesin pencarian.

Peran SEO bukan hanya saja membantu dalam mendongkrat situs web yang dibuat berada pada pencarian teratas tetapi juga menarik pengunjung untuk mengklik situs web tersebut. Dengan kata lain, SEO membuat situs web kamu masuk dalam lalu lintas yang relevan dan bonusnya situs web kamu akan sering dikunjungi karena dianggap relevan dengan apa yang dicari pengunjung.

Baik sobat Creatikom, sampai sini dulu yah.  Mimin minta maaf kalau materinya padat banget plus kalau ada kekeliruan dalam uraian materi mimin hari ini. Kalau kalian mau mengkritik atau memberikan saran boleh banget ya, diletakkan di kolom komentar. Tolong pake bahasa sopan jika ingin berkomentar. Terima Kasih🙏 See You!😃



Sumber Referensi:

https://zooma.agency/en/learn/a-brief-history-of-search-engine-optimization-seo

https://rellify.com/history-of-seo/

https://www.forbes.com/sites/forbesagencycouncil/2020/02/28/an-abbreviated-history-of-seo-and-what-it-tells-us-about-seos-future-role/?sh=2371789b11ef

https://searchengineland.com/evolution-seo-trends-25-years-223424

https://www.huffpost.com/entry/worlds-first-website_n_1747476

https://awards.acm.org/about/2016-turing

https://www.bbc.co.uk/bitesize/topics/zkcqn39/articles/z2nbgk7

https://www.searchenginejournal.com/seo-guide/seo-history/#:~:text=Granted%2C%20we%20may%20never%20know,early%20as%20February%2015%2C%201997.

https://searchengineland.com/8-major-google-algorithm-updates-explained-282627

Comments

Popular posts from this blog

GHOSTING: TERMASUK TEKNIK AVOIDANCE KOMUNIKASI? 🤔

  Hai.. sobat Creatikom, bagaimana nih kabarnya? Semoga semuanya dalam keadaan baik yaa <33  Oh iya buat sobat Creatikom yang menjalankan ibadah puasa tetap semangat yaaa.. Well anyway, sesuai topik dan judulnya kita bakal ngebahas soal “ghosting”  hmmmm agak sensitif yah topik kali ini 😁 Ayo ngaku, siapa di sini yang pernah di-ghosting atau justru melakukannya? hmm, atau jangan-jangan justru kamu enggak sadar sudah melakukan hal itu?  Nah, mendengar kata “ghosting” pasti sudah tidak asing lagi bagi kita yaa, khususnya para millenial.  Ghosting: when someone cuts off all communication without explanation Dalam Cambridge Dictionary mengartikan ghosting sebagai sebuah cara ketika seseorang memilih untuk menghentikan semua bentuk komunikasi secara tiba-tiba. Dari sini, bisa dikatakan bahwa ghosting adalah ketika seseorang yang kita kenal dekat tiba-tiba menghilang atau tidak berkomunikasi lagi dengan kita tanpa sebuah alasan.  Ya, tanpa chat, tanpa te...

BAHASA LISAN

Hi, guys! Apa kabar? Semoga selalu dalam penyertaan Tuhan ya 😇 Hari ini mimin balik lagi pengen berbagi pengetahuan seputar dunia komunikasi. So, kali ini mimin bakal berbagi tentang bahasa lisan dalam komunikasi. Unsplash.com  Menurut kamu apa itu bahasa? Dikutip dari buku "Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar", Prof Deddy Mulyana mengatakan bahwa bahasa adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran, perasaan, dan maksud kita. Seorang ahli teori bahasa, Michael Halliday mengatakan bahwa bahasa bukan hanya sekadar sebagai metode komunikasi tetapi menjadi kunci untuk belajar bagaimana menjadi anggota masyarakat. Nah, bahasa lisan sebagai sarana yang merepresentasikan pikiran maupun perasaan kita tentu punya pengaruh signifikan dalam komunikasi. Maka itu, pentingnya berhati-hati dalam menggunakan bahasa lisan dapat memberikan peluang bagi kita dalam mewujudkan komunikasi efektif. Contoh paling sederhana dari pengaruh penggunaan bahasa lisan dalam komunikasi bisa kita liha...