Skip to main content

Empat Mantra Meningkatkan Rasa Percaya Diri

 Hi sobat creatikom semuaaa...

Pas banget nihh, hari ini adalah hari terakhir bulan Januari 2022. Ngak kerasa yahh kita semua sudah hampir melewati satu bulan pertama di tahun 2022 ini, gimana kabarnya sobat creatikom?? Mimin harap kalian sehat  dan masih semangat yahh untuk mencapai wishlist kalian ditahun ini.

Kalau mimin sihh, salah satu wishlist nya yaitu meningkatkan kepedean atau rasa percaya diri dalam berbicara dengan orang lain terutama saat sedang melakukan public speaking. Ngomong” soal rasa percaya diri, kali ini mimin mau berbagi informasi menarik sesuai judul artikel ini, yaitu “ Empat Mantra Meningkatkan Rasa Percaya Diri” yukk lanjut penjelasannya dibawah.

Mampu meningkatkan rasa percaya diri terutama saat sedang melakukan komunikasi dengan orang lain tentu sangatlah penting, hal ini sangat berguna bagi mahasiswa yang akan menghadapi wawancara kerja, menjadi pegawai, eksekutif perusahaan, para pebisnis dari berbagai bidang, mc, maupun motivator, dll. Dilansir dari buku best seller tulisan Oh Su Hyang (dosen dan pakar komunikasi terkenal di Korea Selatan) yang berjudul “THE SECRET HABITS TO MASTER YOUR ART OF SPEAKING”, disarankan untuk mengucapkan empat mantra ini sambil berdiri didepan cermin setiap kali kita memiliki waktu luang, dari hari demi hari, mulailah menerapkan mantra berikut:


1. Saya memberi salam dan berbicara sambil tersenyum

Mantra pertama ini ditekankan pada pentingnya suatu senyuman. Prof. James. V. McConnell berkata

“ senyuman membut manajemen, pengajaran, atau penjualan lebih efektif dan membuat orang lebih bahagia dalam mengasuh anak. Wajah yang tersenyum lebih bermakna besar daripada wajah yang masam”

Selain itu, Dalam memulai maupun mengakhiri sebuah pembicaraan jangan lupa untuk memberi salam, karena hal tersebut dapat membangun image yang baik di mata orang lain. Dengan demikian, senyum dan salam menjadi  mantra pertama yang dapat kita gunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri. 


2. Saya berbicara sambil menatap dan dengan lafal yang tepat

Perlu diketahui, Pelafalan yang salah membuat makna suatu kata atau kalimat tidak tersampaikan dengan baik serta komunikasi tidak akan berjalan normal akibat pelafalan yang tidak tepat.  Salah pelafalan sering kali terjadi pada pengucapan beberapa kata bahasa inggris. Contohnya kata page / peg yang seharusnya dibaca pej. Lalu bagaimana solusinya? Melakukan gerakan bibir ke atas dan ke bawah ternyata berguna untuk membantu pelafalan agar semakin membaik. Contoh dengan mengucapkan “we are, we are, we are, we are”.

Selain itu, saat sedang berbicara usahakan untuk menatap lawan bicara. Jangan sampai lawan bicara kita beranggapan kalau kita tidak tertarik untuk mengobrol dengannya  bila pandangan mata kita selalu mengarah ke arah lain. Jika tidak merasa nyaman bertatapan terlalu lama dengan lawan bicara,  paling tidak pandanglah alis, ujung hidung, atau dahinya.


3. Saya berbicara dengan jelas dan percaya diri

Saat berbicara di hadapan khalayak ramai, rasa percaya diri sangatlah penting. Bukan hanya didepan khalayak ramai saja, tetapi  mengobrol dengan orang lain terutama saat memuji ataupun memberi salam harus dilontarkan dengan  percaya diri jika tidak ucapan tersebut akan kehilangan nyawa dan efeknya. Ucapan penuh percaya diri yang dimaksud juga termasuk, jangan pernah mengungkapkan kelemahan kita kepada lawan bicara.


4. Saya mengubah ekspresi dan gerakan tubuh sesuai isi ucapan

Menggunakan beragam ekspresi dibarengi dengan gerakan tubuh saat berbicara dapat membuat ucapan tersebut menjadi lebih bermakna. Selain itu, gunakanlah gestur yang tepat untuk menunjukkan kesungguhan ucapan anda. Sebagai contoh anda harus tertawa saat menceritakan sesuatu yang menyenangkan dan kepalkan kedua tangan saat menunjukkan keyakinan yang kuat.


Nahh itu dia empat mantra untuk meningkatkan rasa percaya diri terutama saat sedang berbicara dengan orang lain maupun didepan khalayak ramai. Mimin harap empat mantra ini dapat membantu kalian dalam meningkatkan rasa percaya diri yahhhh!!

Sendirian tanpa kekasih, sekian dan terima kasih <3 see u di artikel creatikom berikutnyaaa...


Penulis : Imel Putri

sumber : Hyang, Oh Su. (2018). The Secret Habits To Master Your Art Of Speaking. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer

Comments

Popular posts from this blog

GHOSTING: TERMASUK TEKNIK AVOIDANCE KOMUNIKASI? 🤔

  Hai.. sobat Creatikom, bagaimana nih kabarnya? Semoga semuanya dalam keadaan baik yaa <33  Oh iya buat sobat Creatikom yang menjalankan ibadah puasa tetap semangat yaaa.. Well anyway, sesuai topik dan judulnya kita bakal ngebahas soal “ghosting”  hmmmm agak sensitif yah topik kali ini 😁 Ayo ngaku, siapa di sini yang pernah di-ghosting atau justru melakukannya? hmm, atau jangan-jangan justru kamu enggak sadar sudah melakukan hal itu?  Nah, mendengar kata “ghosting” pasti sudah tidak asing lagi bagi kita yaa, khususnya para millenial.  Ghosting: when someone cuts off all communication without explanation Dalam Cambridge Dictionary mengartikan ghosting sebagai sebuah cara ketika seseorang memilih untuk menghentikan semua bentuk komunikasi secara tiba-tiba. Dari sini, bisa dikatakan bahwa ghosting adalah ketika seseorang yang kita kenal dekat tiba-tiba menghilang atau tidak berkomunikasi lagi dengan kita tanpa sebuah alasan.  Ya, tanpa chat, tanpa te...

BAHASA LISAN

Hi, guys! Apa kabar? Semoga selalu dalam penyertaan Tuhan ya 😇 Hari ini mimin balik lagi pengen berbagi pengetahuan seputar dunia komunikasi. So, kali ini mimin bakal berbagi tentang bahasa lisan dalam komunikasi. Unsplash.com  Menurut kamu apa itu bahasa? Dikutip dari buku "Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar", Prof Deddy Mulyana mengatakan bahwa bahasa adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran, perasaan, dan maksud kita. Seorang ahli teori bahasa, Michael Halliday mengatakan bahwa bahasa bukan hanya sekadar sebagai metode komunikasi tetapi menjadi kunci untuk belajar bagaimana menjadi anggota masyarakat. Nah, bahasa lisan sebagai sarana yang merepresentasikan pikiran maupun perasaan kita tentu punya pengaruh signifikan dalam komunikasi. Maka itu, pentingnya berhati-hati dalam menggunakan bahasa lisan dapat memberikan peluang bagi kita dalam mewujudkan komunikasi efektif. Contoh paling sederhana dari pengaruh penggunaan bahasa lisan dalam komunikasi bisa kita liha...

YUK, KENALAN DENGAN SEO (SEARCH ENGINE OPTIMIZATION): AKRONIM YANG MUNCUL TAHUN 1997

Hi, sobat Creatikom! Apa kabar? Semoga selalu dalam penyertaan yang Mahakuasa, ya, Amin. Hari ini mimin ingin melanjutkan pembahasan specialist social media terutama tentang  "SEO". Apa sih, pentingnya mempelajari hal ini? Berdasarkan beberapa sumber yang sudah mimin baca terdapat banyak penjabaran peristiwa kompleks yang berusaha mengungkapkan seperti apa sejarah hadirnya istilah SEO dalam dunia digital.  Di balik istilah SEO terdapat banyak sekali rentetan peristiwa hebat yang melatarbelakangi munculnya akronim ini. Unsplash.com Nah, sederet peristiwa itu mimin uraikan singkat saja ya, dimulai dari tahun 1991. Tepatnya pada tanggal 6 Agustus 1991, ketika terjadinya peluncuran web site pertama dunia melalui browser  World Wide Web (WWW)  yang diciptakan oleh sosok pria kelahiran London, bernama Tim Berner-Lee. Berkat kecerdasan beliau, untuk pertama kalinya web site itu dibuat dan diluncurkan dengan memakai komputer NExt ciptaan perusahaan NExt milik Steve Jobs....